Polresta Sidoarjo Bekuk Pengedar dan Peracik Narkotika WNA asal Palestina

Kedua Tersangka WNA Asal Palestina & Warga Ujung Pandang Sulawesi
Kedua Tersangka WNA Asal Palestina & Warga Ujung Pandang Sulawesi

Terkini.id,Sidoarjo – Satresnarkoba Sidoarjo bekuk peracik dan pengedar Narkotika Warga Asing asal Palestina dan warga asal Ujung Pandang Sulawesi, Kamis 18 Februari 2021.

Kedua tersangka yakni pengedar dan peracik tembakau sintetis tersebut dibekuk di dua tempat berbeda.

“Tersangka berinisial KWMO warga Palestina dibekuk di apartemen kawasan Waru Sidoarjo”, ungkap Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deni Agung.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deni Agung Bersama Kasatnarkoba Indra Najib

Sedangkan pelaku SWP asal Ujung Pandang dibekuk di kawasan SPBU Tropodo Sidoarjo. Selain itu, SWP kost di perum griya Candra Mas, Sedati, Sidoarjo.

Dari penangkapan SWP, polisi dapat menyita sejumlah barang bukti berupa 4 klip tembakau sintetis, dengan rincian 1 bungkus plastik klip dengan berat 2,53 gram, 1 bungkus plastik klip 37,61 gram, 2 bungkus plastik klip 163,02 gram.

“SWP di ancam dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman minimal 4 tahun penjara”, ujar Deni kepada Wartawan.

Sementara, tersangka KWMO di jerat dengan pasal 112 ayat (1),dan pasal 127 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dari tangan KWMO polisi dapat menyita barang bukti berupa 3 putung rokok sintetis sisa di hisap, sebuah handphone merk Samsung, satu bungkus plastik klip dengan berat 4,44 gram”, pungkasnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Satpol-PP Lakukan Razia Prokes, Pekat, dan RHU Selama Ramadhan Secara Rutin Di Sidoarjo

Menu Khas Ramadhan Ala Mesir, Luminor Hotel Sidoarjo Tempatnya

APEKSI Dukung Program BPJAMSOSTEK Tentang Perlindungan Pekerja Rentan Dan Non ASN

Presiden RI Jokowi Perintahkan Elemen Pemerintahan Dukung BPJAMSOSTEK

Utamakan Kenyamanan Dan Keselamatan Tamu, Karyawan Luminor Hotel Di Vaksin

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar