Soal Dugaan Korupsi BPJAMSOSTEK, APINDO Jamin Dana Pekerja Aman

BPJAMSOSTEK
BPJAMSOSTEK

Terkini.id,Sidoarjo – Atas dugaan tuduhan korupsi kepada BPJAMSOSTEK oleh Kejagung, Ketua APINDO tanggapi hal tersebut. Selasa,16 Februari 2021.

Ketua Umum APINDO Hariyadi B Sukamdani, menuturkan bahwa  klarifikasi maupun perkembangan atas  kasus dugaan korupsi tersebut sudah dijelaskan oleh pihak BPJAMSOSTEK.

Selain itu, Hariyadi mengharapkan Kejagung dapat bekerja secara profesional, objektif dan tanpa intervensi dari pihak manapun dalam menyelesaikan penyidikan kasus ini.

“BPJAMSOSTEK juga memberikan klarifikasi terkait Unrealized Loss (penurunan nilai investasi) yang terjadi pada periode Agustus – September 2020 yang menyentuh nilai Rp. 43 triliun”, ungkap Hariyadi.

Disamping itu, seiring dengan membaiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan dengan pengelolaan investasi yang baik, nilai tersebut turun dan pada Januari 2021 menjadi Rp14 triliun.

“Kami memahami betul bahwa Unrealized Loss yang terjadi tersebut bukan merupakan kerugian yang dialami oleh BPJAMSOSTEK. Pasalnya, kualitas aset investasi yang dimiliki BPJAMSOSTEK merupakan kategori LQ45 atau saham yang memiliki fundamental baik,” terangnya.

Hariyadi juga mengatakan, bahwa dirinya pernah menjadi Komisaris dan Anggota Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK sehingga memahami betul betapa rigid regulasi pengelolaan dana investasi yang menjadi pedoman BPJAMSOSTEK, baik dari regulasi eksternal maupun internal. 

“Kami mengapresiasi langkah manajemen BPJAMSOSTEK dalam pengelolaan dana investasi yang baik, termasuk dalam melakukan efisiensi biaya transaksi dengan mitra investasi”, tuturnya.

Ditegaskan Hariyadi, berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, pengelolaan investasi BPJAMSOSTEK dilakukan dengan profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku, dan tidak tepat apabila disamakan dengan kasus yang terjadi di Jiwasraya ataupun ASABRI.

Sementara diyakini, bahwa pengelolaan dana pekerja yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK selama ini dilakukan sesuai prosedur yang baik dan aman. Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh pada isu negatif yang muncul terkait dengan penyidikan ini. Kami juga mendorong BPJAMSOSTEK tetap memberikan pelayanan terbaik kepada peserta di seluruh Indonesia.

“Kami akan menunggu proses hukum berjalan dengan semestinya dan kami harap agar kasus ini bisa segera selesai dan tidak menimbulkan spekulasi serta keresahan di
masyarakat terkait keamanan dana pekerja,” pungkas Hariyadi.

APINDO Bersama BPJAMSOSTEK Sidoarjo Ketika Konferensi Pers

Secara terpisah, disampaikan Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo Ainul Kholid, saat ini kami tetap memberikan pelayanan prima kepada peserta khususnya untuk daerah Sidoarjo.

“Kondisi saat ini kami tetap fokus pada pelayanan peserta dan memberikan yang terbaik bagi peserta BPJAMSOSTEK, karena itu adalah prioritas kami. Di tahun 2021 ini kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi setiap peserta.

Selain itu, meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kami selalu memiliki inovasi agar setiap klaim yang diajukan peserta dilayani dengan baik.

“Baru-baru ini kami juga membagikan 550 pcs corona safety kit untuk beberapa perusahaan di Sidoarjo guna membantu pemerintah memutus tali penyebaran Covid-19.” tutur Ainul.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Satpol-PP Lakukan Razia Prokes, Pekat, dan RHU Selama Ramadhan Secara Rutin Di Sidoarjo

Menu Khas Ramadhan Ala Mesir, Luminor Hotel Sidoarjo Tempatnya

APEKSI Dukung Program BPJAMSOSTEK Tentang Perlindungan Pekerja Rentan Dan Non ASN

Presiden RI Jokowi Perintahkan Elemen Pemerintahan Dukung BPJAMSOSTEK

Utamakan Kenyamanan Dan Keselamatan Tamu, Karyawan Luminor Hotel Di Vaksin

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar